Pemkab Batu Bara Gelar Diskusi Bersama Agen Sawit Cari Solusi Sejahterakan Petani Lokal

Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengadakan diskusi dengan para agen sawit untuk membahas tantangan petani, termasuk persoalan pencurian sawit. Pertemuan ini diharapkan menghasilkan solusi nyata demi kesejahteraan petani lokal.

BERITA

Arsad Ddin

15 Juli 2025
Bagikan :

Pemerintah Kabupaten Batu Bara menggelar Focus Group Discussion bersama agen sawit di Ruang Kerja Bupati Batu Bara Kecamatan Lima Puluh, Senin (14/07/2025). (Foto: Diskominfo Batu Bara).

Batu Bara, HAISAWIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama para agen sawit. Diskusi ini membahas tantangan petani sawit dan upaya mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (14/07/2025). Sejumlah pihak hadir, seperti kepala desa dari lima wilayah dan jajaran Kapolsek Lima Puluh.

Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si memimpin langsung jalannya diskusi. Salah satu topik penting yang dibahas ialah masalah pencurian sawit yang kerap merugikan petani lokal.

“Ke depannya saya berharap para agen sawit di Batu Bara ini khususnya di wilayah Desa Pasir Permit, Barung Barung, Air Hitam, Guntung, Dahari Indah harus berkomitmen untuk tidak menerima sawit curion yang selama ini kerap meresahkan para petani sawit,” ujar Baharuddin, dikutip dari laman Pemkab Batu Bara, Selasa (15/07/2025).

Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat aktif melapor jika mengetahui adanya kasus pencurian sawit atau penadah sawit curian. Upaya ini disebut penting untuk menjaga stabilitas harga dan keamanan kebun.

FGD ini turut membahas perkembangan harga sawit serta tantangan yang dihadapi petani di lapangan. Pemerintah daerah berharap adanya kerja sama semua pihak untuk menekan potensi kerugian petani.

Hadir dalam diskusi tersebut sekitar 25 orang agen sawit, kepala desa Pasir Permit, Barung Barung, Air Hitam, Guntung dan Dahari Indah. Mereka duduk bersama membicarakan solusi konkret.

Selain aparat desa, jajaran Kapolsek Lima Puluh juga dilibatkan untuk membantu pengawasan dan tindakan hukum terhadap pelaku pencurian sawit.

Melalui diskusi ini, Pemkab Batu Bara ingin memastikan upaya perlindungan hak-hak petani sawit berjalan seimbang dengan peran agen sawit di wilayah tersebut.***

Bagikan :

Artikel Lainnya