UIN Raden Fatah Bersama GPPI dan BPDP Latih Mahasiswa Kembangkan Branding Produk UKMK Sawit

Lewat kerjasama dengan GPPI dan BPDPKS, UIN Raden Fatah Palembang membekali mahasiswa strategi digital marketing. Langkah ini mendukung pelaku UKMK sawit agar mampu menembus pasar lebih luas melalui konten kreatif dan branding modern.

BERITA

Arsad Ddin

14 Juli 2025
Bagikan :

FISIP UIN Raden Fatah Palembang bersama GPPI dan BPDPKS menggelar pelatihan digital marketing dan rebranding UKMK sawit di Rafah Tower Kampus Sudirman Palembang, Rabu (09/07/2025). (Foto: Dok. Humas UIN Raden Fatah Palembang).

Palembang, HAISAWIT – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menyelenggarakan pelatihan praktik digital marketing dan rebranding untuk UKMK sawit di Sumatera Selatan.

Acara ini berlangsung di Rafah Tower Kampus Sudirman UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (09/07/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian kampanye sawit baik yang diinisiasi GPPI dan BPDPKS.

Pelatihan tersebut turut menggandeng mahasiswa untuk ikut mendampingi pengembangan produk UKMK sawit agar lebih dikenal melalui strategi pemasaran digital.

“Salah satu peran kita adalah mendorong hilirisasi dan melakukan pendampingan bagi usaha menengah. Kegiatan ini sangat bagus karena membangun strategi branding digital secara nyata,” ujar Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pemerintahan Sosial Masyarakat, M. Sadruddin Hadjar, dikutip dari laman UIN Raden Fatah, Senin (14/07/2025).

Sadruddin juga menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia mengatakan pemerintah kota mendukung langkah kolaborasi lintas sektor tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah kota sangat mendukung dan menyambut baik upaya mendorong UKMK naik kelas melalui pendampingan,” katanya.

Pada kesempatan lain, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah, Dr. Syahril Jamil, menekankan pentingnya memetakan potensi komoditas lokal agar bisa diangkat melalui branding digital.

“Penting bagi kita untuk memetakan potensi komoditas Sumatera Selatan. Bukan hanya sawit, tetapi juga sahang, rempah, tembakau, hingga cerutu. Akan kita rebranding terhadap program yang ada di UIN Raden Fatah ini,” ungkapnya.

Ketua Umum GPPI, Delima Hasri, juga menegaskan bahwa pelibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam mendorong produk UKMK sawit lebih dikenal secara global.

“Hari ini kita semua belajar praktik digital marketing dan rebranding agar UKMK sawit kita bisa naik kelas dan dikenal hingga ke seluruh dunia,” ucap Delima Hasri.

Ia menambahkan, mahasiswa memiliki peluang besar sebagai pendamping digital bagi pelaku UKMK sawit di daerah. “Kita ingin mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tapi ikut aktif mendampingi UKMK sawit melalui peran-peran digital,” imbuhnya.

Ketua panitia kegiatan, Hendra Dermawan, menjelaskan fokus utama pelatihan ini. Menurutnya, pendampingan digital adalah langkah konkret membantu UKMK sawit naik kelas.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan produk UKMK sawit agar bisa naik kelas. Inilah bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan, usaha, dan lembaga pendukung,” tutur Hendra Dermawan.

Acara ini dihadiri Dekan FISIP UIN Raden Fatah, Dr. Heri Junaidi, jajaran dosen Ilmu Komunikasi, serta perwakilan GPPI, BPDPKS, dan pemerintah kota.

Turut hadir pula mahasiswa UIN Raden Fatah yang terlibat langsung dalam sesi praktik branding digital bersama para pendamping. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi nyata untuk memperkuat pemasaran produk UKMK sawit secara lebih luas.***

Bagikan :

Artikel Lainnya