Data Terbaru PT SMART Tbk Catat Volume Penjualan Produk Kelapa Sawit Sebesar 2,1 Juta Ton Pada Semester I 2025

Realisasi volume penjualan produk kelapa sawit PT SMART Tbk mencapai 2,1 juta ton hingga Juni 2025. Laporan data terbaru menunjukkan perolehan laba bersih perseroan menyentuh Rp844 miliar seiring penguatan distribusi pasar global.

BERITA

Arsad Ddin

15 Februari 2026
Bagikan :

Dok. PT SMART Tbk


Jakarta, HAISAWIT – PT Sinarmas Agro Resources And Technology Tbk (SMART) membukukan kinerja operasional yang solid dengan mencatatkan volume penjualan produk kelapa sawit mencapai 2,1 juta ton sepanjang periode semester pertama tahun 2025 yang berakhir Juni.

Pencapaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi distribusi perseroan dalam memenuhi permintaan pasar minyak nabati global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu produtan utama dalam industri kelapa sawit di Indonesia saat ini.

Dilansir dari laman www.smart-tbk.com, Sabtu (14/02/2026), PT SMART Tbk mencatat volume penjualan produk kelapa sawit sebesar 2,1 juta ton yang memberikan kontribusi utama terhadap total pendapatan usaha perusahaan pada periode semester I 2025.

Nilai penjualan bersih perusahaan tercatat sebesar Rp33,9 triliun, yang sebagian besar didominasi oleh transaksi ekspor ke berbagai negara tujuan internasional selain memenuhi kebutuhan konsumsi minyak goreng dalam negeri secara konsisten.

Secara rinci, komposisi penjualan berdasarkan wilayah geografis menunjukkan dominasi pasar luar negeri yang sangat kuat dengan rincian data operasional sebagai berikut:

  • Penjualan ekspor mencapai nilai Rp20,4 triliun.
  • Penjualan pasar domestik tercatat sebesar Rp13,5 triliun.
  • Total volume produk yang dipasarkan mencapai 2.148.000 ton.

Dari sisi profitabilitas, laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp1,46 triliun, yang kemudian menghasilkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp844 miliar pada periode tersebut.

Peningkatan kinerja keuangan ini juga terlihat dari kenaikan laba per saham atau Earnings Per Share (EPS) yang mencapai Rp294 per lembar, naik signifikan dibandingkan dengan pencapaian periode sebelumnya tahun lalu.

Perseroan mengelola neraca keuangan dengan total aset yang mencapai Rp30,06 triliun per 30 Juni 2025, mencakup aset lancar seperti persediaan dan kas serta aset tidak lancar berupa perkebunan produktif.

Komposisi kewajiban atau liabilitas perusahaan berada pada angka Rp9,57 triliun, sementara nilai ekuitas atau modal bersih tercatat menguat menjadi Rp20,48 triliun pada laporan keuangan konsolidasian interim yang dipublikasikan secara resmi.

Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya tercatat sebesar Rp17,91 triliun, memberikan fleksibilitas finansial bagi PT SMART Tbk (SMAR) untuk mendukung berbagai agenda pengembangan usaha pengolahan kelapa sawit di masa mendatang.

Beberapa poin penting terkait posisi keuangan perusahaan pada pertengahan tahun 2025 meliputi:

  • Kas dan setara kas tersedia sebesar Rp2,34 triliun.
  • Piutang usaha dari pihak ketiga mencapai Rp3,99 triliun.
  • Nilai aset biologis tercatat sebesar Rp419 miliar.

Kinerja yang stabil pada volume penjualan 2,1 juta ton produk sawit tersebut menunjukkan ketahanan operasional perseroan dalam mengelola seluruh rantai pasok mulai dari kebun hingga ke tangan konsumen akhir secara efisien.

Seluruh data finansial dan operasional ini telah disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia untuk memastikan transparansi informasi bagi para pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan terkait.***

Bagikan :

Artikel Lainnya