BPDP Raih Penghargaan Inovasi dan Kreatif di Indokraf Expo 2025 atas Dukungan terhadap UMKM Sawit

BPDP menerima penghargaan Juara I kategori Inovasi dan Kreatif pada Indokraf Expo 2025 di Denpasar, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan produk-produk kreatif UMKM berbasis sawit.

BERITA

Arsad Ddin

17 Juli 2025
Bagikan :

Foto: bpdp.or.id

Denpasar, HAISAWIT – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) menerima penghargaan Juara I kategori Inovasi dan Kreatif pada ajang Indonesia Ekonomi Kreatif (Indokraf) Expo 2025 yang digelar di Denpasar, Bali.

Penghargaan tersebut diberikan atas peran BPDP dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif daerah melalui dukungan terhadap pelaku UMKM sawit dan produk turunannya yang ditampilkan selama pameran.

Selama ajang Indokraf yang berlangsung pada 10 hingga 13 Juli 2025, BPDP memamerkan berbagai produk hasil kreativitas dari UMKM mitra binaannya melalui Katalog 100 Produk UMKMK Sawit.

Selain menampilkan produk, BPDP juga menggelar talkshow bertema “Peluang Kolaborasi Pengembangan UMKM berbasis Sawit, Kakao dan Kelapa” untuk membuka ruang diskusi antar pelaku usaha dan investor.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem usaha UMKM sawit di berbagai daerah.

“Pemberdayaan ekonomi kreatif daerah tidak hanya tentang menciptakan produk yang menarik, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ujar Helmi, dikutip dari laman BPDP, Kamis (17/07/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Helmi juga menyampaikan bahwa dukungan terhadap UMKM sawit sejalan dengan arahan kebijakan nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

“Melalui kegiatan ini BPDP turut mendorong implementasi Asta Cita ke-3 Presiden Prabowo yaitu dalam mengembangkan kewirausahaan dan pengembangan industri kreatif berbasis produk UMKM perkebunan,” lanjut Helmi.

Indokraf Expo 2025 menghadirkan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah, termasuk dari sektor sawit, kakao, dan kelapa. Acara ini juga diikuti oleh instansi pemerintah seperti BP Batam, BP Kawasan Perdagangan Pelabuhan Bebas Bintan, dan sejumlah pemerintah daerah.

Selain produk-produk unggulan, pengunjung pameran juga disuguhkan dengan pertunjukan budaya, kuliner khas daerah, serta forum bisnis yang mempertemukan pelaku UMKM dengan pembeli potensial.***

Bagikan :

Artikel Lainnya